5 Destinasi Wisata Paling Instagramable di Korea Selatan yang Wajib Masuk Bucket List

Korea Selatan telah lama menjadi kiblat tren estetika dunia, mulai dari desain interior kafe yang minimalis hingga pemandangan alam yang tampak seperti potongan adegan drama. Bagi para pelancong yang gemar mengabadikan momen lewat lensa kamera, Negeri Gingseng ini adalah surga yang tak ada habisnya. Menjelajahi setiap sudut kotanya terasa seperti berjalan di dalam galeri seni raksasa. Jika Anda sedang merencanakan perjalanan, berikut adalah lima destinasi paling ikonik dan estetis yang wajib ada dalam daftar kunjungan Anda.

Desa Budaya Gamcheon yang Warna-Warni

Terletak di kota pesisir Busan, Desa Budaya Gamcheon sering dijuluki sebagai “Machu Picchu-nya Busan.” Dahulu merupakan kawasan pemukiman pengungsi, tempat ini telah bertransformasi menjadi labirin seni yang memukau. Barisan rumah kecil yang dicat dengan warna-warna pastel cerah tersusun rapi di lereng bukit, menciptakan gradasi warna yang sangat kontras dengan birunya laut di kejauhan. Salah satu spot foto paling populer adalah patung Little Prince yang duduk menatap desa dari ketinggian. Berjalan menyusuri gang-gang sempit di sini akan membawa Anda pada berbagai instalasi seni dinding dan patung kreatif yang sangat ramah kamera.

Keajaiban Visual Perpustakaan Starfield Coex Mall

Di jantung distrik Gangnam yang modern, terdapat sebuah ruang publik yang mendefinisikan ulang konsep perpustakaan. Starfield Library yang berada di dalam Coex Mall bukanlah sekadar tempat membaca. Dengan rak buku raksasa setinggi 13 meter yang menjulang hingga langit-langit kaca, tempat ini menawarkan simetri yang sempurna untuk foto bergaya urban futuristik. Cahaya alami yang masuk melalui atap kaca memberikan pencahayaan lembut yang ideal bagi para fotografer. Baik saat siang hari yang terang maupun malam hari ketika rak buku berpendar cahaya lampu, setiap sudut perpustakaan ini memberikan kesan megah dan intelektual yang sangat elegan di media sosial.

Keindahan Klasik Desa Hanok Bukchon

Jika Anda mencari nuansa tradisional yang kental, Desa Hanok Bukchon di Seoul adalah jawabannya. Berbeda dengan gedung-gedung pencakar langit yang mengelilinginya, desa ini mempertahankan arsitektur rumah tradisional Korea atau Hanok yang berasal dari Dinasti Joseon. Perpaduan antara dinding batu abu-abu, atap genteng yang melengkung unik, dan pintu kayu besar menciptakan latar belakang yang tenang namun berkarakter. Mengenakan Hanbok atau pakaian tradisional Korea saat menyusuri jalanan menanjak di sini akan memberikan sentuhan autentik pada koleksi foto Anda, seolah-olah Anda baru saja melakukan perjalanan menembus waktu.

Estetika Futuristik di Dongdaemun Design Plaza

Bagi pecinta desain arsitektur modern, Dongdaemun Design Plaza atau DDP adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Dirancang oleh arsitek ternama Zaha Hadid, bangunan ini memiliki bentuk melengkung tanpa sudut yang tampak seperti pesawat luar angkasa mendarat di tengah kota. Permukaan logam peraknya memberikan kesan dingin namun sangat modis. Di malam hari, bangunan ini sering kali dihiasi dengan instalasi lampu LED yang spektakuler. Sudut-sudut geometris dan koridor putihnya yang minimalis sangat cocok bagi mereka yang menyukai gaya fotografi bertema minimalis atau street photography yang tajam.

Pesona Alam di Hutan Pohon Pinus Nami Island

Pulau Nami tetap menjadi destinasi abadi yang menawarkan keindahan di setiap musim. Namun, daya tarik utamanya yang paling fotogenik adalah barisan pohon Metasequoia yang berdiri tegak sejajar membentuk terowongan alami. Di musim gugur, dedaunan akan berubah menjadi oranye keemasan, sementara di musim dingin, salju putih yang menyelimuti ranting pohon menciptakan suasana magis yang romantis. Kesan simetris dari barisan pohon ini memberikan kedalaman foto yang luar biasa. Berjalan santai di bawah rindangnya pepohonan sambil menghirup udara segar akan memberikan hasil foto yang tampak tenang dan natural.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *